Postingan

Dugaan Kriminalisasi Hukum Penguasa Dalam Kasus Misbakhun Semakin Jelas

Gambar
Mukhamad Misbakhun | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto Dalam kasus yang menjerat  Mukhamad Misbakhun , dugaan adanya kriminalisasi dari "Penguasa" semakin jelas dan nyata, melalui kasus Misbakhun inilah adanya bukti kriminalisasi dari penguasa, dengan terkuaknya satu persatu bukti dari kasus Misbakhun yang condong memberatkan "Penguasa" saat itu. fakta hukum bebas murni pada tingkat Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA) terkait kasus L/C ( letter of credit ) fiktif perusahaan milik Misbakhun di Bank Century diduga sebagai bukti kriminalisasi hukum penguasa terhadap mantan anggota Komisi III DPR RI itu. "Logika bahwa Misbakhun telah dikriminalisasi oleh penguasa menjadi masuk akal. Sebab, dengan fakta hukum PK bebas murni di MA, dia bisa bilang bahwa proses hukum yang menimpanya itu merupakan kriminalisasi melalui rekayasa hukum," kata pakar psikologi politik Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk saat dihubungi di Jakarta. Hamdi men...

Tidak Ada Perkara Korupsi Dalam Kasus Misbakhun Ujar Yusril Ihza Mahendra

Gambar
Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra | AKURAT.CO/Sopian Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra , mengatakan bahwa kasus Misbakhun yang harus menjalani hukuman, tidak ada kaitannya dengan Misbakhun korupsi . Namun, kata dia, banyak masyarakat menganggap itu sebagai kasus Misbakhun korupsi .  "Termasuk oleh SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono)," kata Yusril, pada saat acara launching buku Misbakhun berjudul "Melawan Takluk". Motif politik dalam kasus Misbakhun  ini sudah sangat jelas. Dia menilai, kasus letter of credit (L/C) yang dituduhkan ke Misbakhun itu aneh. Seorang komisaris perusahaan dituntut bertanggungjawab. “Ini terlalu jauh dalam mengeluarkan LC, komisaris dituduh ikut serta melakukan,” jelasnya. Yusril juga menegaskan, kasus Misbakhun itu terjadi karena Misbakhun sangat lantang bersuara dalam mengungkap dan meminta skandal Bank Century dibawa ke ranah hukum saat menjadi anggota DPR. Menurut dia, sampai saat in...

Dukungan Terhadap Kasus Misbakhun Terus Bergulir Dari Koleganya Di DPR

Gambar
Mukhamad Misbakhun | AKURAT.CO/Sopian Politikus Golkar, Mukhamad Misbakhun , terus mendapat dukungan dari puluhan koleganya di DPR, hal itu tak lepas dari latar belakang kasus yang dituduhkan terhadapnya, pasalnya banyak yang menduga adanya manuver politik dari rezim saat itu dibalik kasus Misbakhun ini. “Dukungan terhadap kasus Misbakhun mengalir karena proses hukum terhadap dirinya tidak murni karena persoalan hukum. Ada dugaan manuver politik dibaliknya,” ujar pengamat politik Sebastian Salang. Dukungan tentu tak akan diberikan apabila kasusnya adalah Misbakhun korupsi atau suap.  Oleh karena itu, Sebastian tidak heran jika muncul solidaritas dari para anggota DPR terhadap kasus Misbakhun tersebut. Tujuan dari tindakan ini hanya mendorong agar kasus Misbakhun ini diproses secara adil. “Di sini ada proses hukum yang tendensius dan sebetulnya ada upaya pencarian kesalahan inisiator Hak Angket Century. Tidak cuma soal kasus Misbakhun ini saja tapi juga ke o...

Kasus Misbakhun Menjadi Pelajaran Bagi Para Penguasa dan Politikus

Gambar
Mukhamad Misbakhun | AKURAT.CO/Handaru M Putra Kasus yang pernah menimpa Mukhamad Misbakhun , seharusnya bisa menjadi pelajaran bagi para Penguasa dan Politisikus. Pencegahan penyalagunaan bagi para penguasa yang memanfaatkan kekuasaannya dengan niat "membungkam" anak bangsa yang kritis dan mengungkapkan sebuah kasus. Misbakhun sempat menjadi tersangka dalam kasus dugaan letter of credit (L/C) fiktif Bank Century pada tanggal 26 April 2010 silam yang membuat seolah-olah bahwa Misbakhun korupsi . Saat itu, Misbakhun yang merupakan anggota aktif Komisi III tiba–tiba di tuduh menjadi dalang penebitan L/C. Setelah kasus Misbakhun mencuat, Fraksi PKS langsung mengganti Misbakhun dengan Muhammad Firdaus. Dalam kasus Misbakhun yang telah terjadi pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono lalu, akhirnya Misbakhun menjadi tahanan dan diadili. Bahkan ia dinyatakan bersalah dan divonis penjara beberapa tahun. Akan tetapi, setelah mengajukan upaya PK, Perkara yang b...

Misbakhun Menjawab Tudingan Andi Arief Terkait Laporan Berita Asia Sentinel

Gambar
Mukhamad Misbakhun | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto Anggota Komisi XI Fraksi Golkar DPR, Mukhamad Misbakhun menjawab tudingan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief di akun twitternya @AndiArief__, terkait laporan berita Asia Sentinel. Dalam cuitannya di Twitter, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut politikus Partai Golkar terkait Misbakhun sebagai dalang penerbitan artikel Asia Sentinel yang menyudutkan pemerintah era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan isu Misbakhun korupsi pada skandal Bank Century. "Selama ini kan dia sukanya menuduh tanpa bukti. Bicara soal jenderal kardus, bicara soal mahar politik, semua isu yang dia lemparkan lenyap begitu saja tanpa bukti," ujar Misbakhun. Misbakhun mengungkapkan tak punya kuasa menggerakkan media asing seperti yang dituduhkan Andi. Misbakhun menyebut dirinya bukan siapa-siapa. "Memangnya saya ini siapa kok sampai dianggap bisa menggerakkan media asing untuk menulis soal Century,"...